Kamis, 26 November 2015

Cloudywood

Ideku membuat gambar Cloudywood adalah tentang  kehidupan di atas awan atau bisa disebut juga negeri diatas awan.

Dari kecil aku selalu berimajinasi tentang itu.  Karena awan itu bergerak sangat cantik, seperti perahu ada orang yang mendayungnya. Punya tujuan akhir sendiri - sendiri. Awan selalu bergerak bebas, teratur, dan indah, tidak ada yang menghalangi. Aku selalu ingin punya negeri diatas awan. Bisa melihat keindahan dari bawah, dan apabila akan kebawah pakai baling - baling bambu saja. Hahaha... sudah seperti Doraemon kan...^^...
Dan juga bisa menggapai pelangi warna - warni seperti permen. Yang terkadang seperti serpihan intan permata ketika dilihat dari dekat. Terkadang aku berpikir kalau kelap - kelip pelangi itu terbuat dari bersinnya Dewi tercantik, yang bahkan bersinnya saja membuat keindahan yang luar biasa.
Lagipula saat kita melihat awan, terkadang hati kita merasa tentram juga loh...
Coba deh...^^...






Batik Season

Mencoba membuat batik. Setelah masa kuliah pernah membuat gambar batik dan hasilnya paling baik sekali diseluruh kelas desain (cciieeee...), akhirnya aku percaya diri banget deh dan membuat lagi.
Mencoba membuat batik dari ide sendiri dan dikreasikan. Mulai dari yang namanya batik kontemporer hingga yang aku sebut sebagai "BaBaCu", yaitu Batik Batik Lucuuuu...
Heheheeee... Asik kan...
Memang yaa, semuanya harus didasari dengan niat. Dan ditunggu selanjutnya yaaa...untuk gambar batik kontemporer maupun yang Babacu.

Okeeeyyy...^^...



Batik Kontemporer




Batik BaBaCu : Batik - Batik Lucu





Drawing Map

Ini bukan aku yang iseng menggambar peta - peta ini, tapi tuntutan. Soalnya, anaknya Tanteku (tetangga depan rumah-ku yang dulu) minta tolong dibuatkan supaya nilai Geografinya bagus.
Nilai ulangannya jelek, dia nggak belajar sih sukanya main - main sama teman -temannya yang nggak jelas. Gimana nggak jelas, teman - temannya suka mempengaruhi yang buruk,  ya sudah dia jadi berubah total sekarang. Padahal dia kan laki - laki.
Dulu dia anaknya pandai, dan suka nurut, selalu main sama aku (jadi, inget dulu jaman pas sekolah dia selalu jadi anakku dan kita sama adikku dan adik dia juga,  selalu main "pasar - pasaran" - istilah jawa), tapi sekarang...
Hhuuuwwaaahhhhh... Mau kempit aja tuh anak. 
Dia itu baik, tapi masih labil. Kasihan deh jadinya...










Mencoba gambar sepatu dengan gradasi merah ke putih. Menarik, karena terinspirasi dari baju denim yang berwarna biru ke putih, tapi aku memberikan warna merah ke putih. Model sepatunya edgy feminim gitu. Lucu juga sih. Nggak tahu kenapa muncul aja model - modelnya seperti itu.

Dan ini share aku yang pertama. Semoga suka...^^...